Akarkata.com, Menyuke, Landak – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika, S.H. bersama anggota Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Dusun Pemantas, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB dan merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu komoditas utama ketahanan pangan.
Dalam kegiatan itu, Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika, S.H. didampingi Bhabinkamtibmas Desa Darit Aipda Sugiarto melakukan pengecekan langsung terhadap lahan jagung milik warga atas nama Ibu Metalia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan yang digunakan untuk penanaman jagung tersebut memiliki luas sekitar 2 hektar dan berada di Dusun Pemantas, Desa Darit.
Adapun lokasi lahan berada pada titik koordinat 0,598912 N dan 109,61646 E.
Tanaman jagung yang ditanam di lahan tersebut menggunakan bibit jenis NK Perkasa sebanyak 7 kilogram.
Bibit tersebut dipilih karena dinilai memiliki produktivitas yang baik dan cocok dikembangkan di wilayah Kecamatan Menyuke.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan tanaman jagung dilakukan secara rutin untuk memastikan program penanaman berjalan sesuai harapan.
“Kegiatan pengecekan tanaman jagung ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan tahun 2026. Kami ingin memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan nantinya memberikan hasil yang maksimal,” ujar Iptu I Nyoman Astika, S.H.
Ia menjelaskan bahwa Polsek Menyuke bersama Bhabinkamtibmas akan terus memantau perkembangan tanaman jagung di wilayah binaan.
Hal tersebut dilakukan agar masyarakat, khususnya para petani, mendapatkan dukungan dan pendampingan selama proses penanaman hingga masa panen.
Menurutnya, keberhasilan program swasembada pangan tidak hanya bergantung pada petani, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang ada dan menanam jagung secara optimal. Dengan demikian, ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Menyuke dapat terus meningkat,” tambahnya.
Selain melakukan pengecekan, Kapolsek Menyuke dan Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan pemilik lahan terkait kondisi tanaman, kebutuhan pupuk, hingga langkah-langkah perawatan yang diperlukan agar tanaman jagung tumbuh subur.
Pemilik lahan, Ibu Metalia, mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya perhatian dan pendampingan dari pihak kepolisian.
Menurutnya, kehadiran Kapolsek dan Bhabinkamtibmas memberikan semangat tersendiri bagi petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
“Kami merasa senang karena diperhatikan. Mudah-mudahan tanaman jagung ini bisa tumbuh dengan baik dan hasil panennya nanti memuaskan,” ujarnya.
Program penanaman jagung serentak ini sendiri merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan memanfaatkan lahan produktif yang tersedia, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan pengecekan tanaman jagung di Dusun Pemantas, Desa Darit, berakhir sekitar pukul 11.43 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, Polsek Menyuke menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendukung pembangunan di bidang pertanian dan kesejahteraan masyarakat.











