Akarkata.com, Sekadau – Upaya meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur dasar yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dari pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah binaan Koramil 1204-18/Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional yang secara resmi telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Senin, 9 Maret 2026, dengan total pembangunan 218 jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jembatan yang dibangun di wilayah Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau ini memiliki peran penting dalam menghubungkan beberapa dusun yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.
Jembatan Hubungkan Tiga Dusun di Desa Nanga Mahap

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut dirancang dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar sekitar 1,5 meter.
Jembatan ini akan menjadi akses penghubung utama antara Dusun Soket, Dusun Tanjung, dan Dusun Engkayak yang berada di wilayah Desa Nanga Mahap.
Selama ini masyarakat di tiga dusun tersebut menghadapi kesulitan mobilitas karena terbatasnya sarana penghubung antar wilayah, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan dan jalur penyeberangan menjadi sulit dilalui.
Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat seperti menuju kebun, pasar, sekolah, maupun fasilitas pelayanan lainnya dapat berjalan lebih mudah dan aman.
Progres Pembangunan Telah Mencapai 13,45 Persen

Hingga Selasa, 10 Maret 2026, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai sekitar 13,45 persen.
Tahapan pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pembersihan area akses menuju jembatan serta perbaikan badan jembatan dengan menggunakan material baru yang lebih kuat dan tahan lama.
Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1204/Sanggau dalam membantu memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Melalui program pembangunan seperti ini, TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Pembangunan

Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda melibatkan berbagai pihak, termasuk personel dari Koramil 1204-18/Nanga Mahap, unsur Zidam, serta masyarakat setempat.
Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai penting dalam pembangunan desa.
Para prajurit TNI bersama warga bahu membahu melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari pembersihan jalur, pengangkutan material, hingga pengerjaan struktur jembatan.
Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan ini tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Kepedulian TNI terhadap Infrastruktur Desa
Serma M. Ardi Saputra, selaku Komandan Koramil 1204-18/Nanga Mahap, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah binaan.
Menurutnya, kehadiran infrastruktur yang memadai sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini nantinya, diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Desa Nanga Mahap,” ujar Serma M. Ardi Saputra.
Ia juga menegaskan bahwa TNI selalu berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga.
Infrastruktur Desa Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pembangunan infrastruktur seperti jembatan tidak hanya berdampak pada kemudahan akses transportasi, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi perekonomian masyarakat.
Dengan akses yang lebih baik, warga dapat lebih mudah membawa hasil pertanian dan perkebunan ke pasar.
Selain itu, jembatan juga akan mempermudah distribusi barang kebutuhan sehari-hari serta memperlancar aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Harapan untuk Perawatan Jembatan
Setelah pembangunan selesai, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Serma M. Ardi Saputra juga mengimbau kepada warga agar selalu menjaga kebersihan dan kondisi jembatan sehingga fasilitas tersebut dapat digunakan dengan aman oleh seluruh masyarakat.
“Harapan kami kepada masyarakat agar sama-sama menjaga dan merawat jembatan gantung ini sehingga usia pakainya bisa lebih lama dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi berikutnya,” tambahnya.
Komitmen TNI Mendukung Pembangunan Wilayah
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Koramil 1204-18/Nanga Mahap menjadi salah satu bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di daerah pedesaan.
Melalui berbagai program pembangunan infrastruktur dan pembinaan teritorial, TNI terus berupaya memperkuat kemanunggalan dengan rakyat.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Dengan adanya pembangunan jembatan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Desa Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau semakin baik sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan aman.
Pendim 1204/sanggau











