Akarkata.com, Sintang, Kalimantan Barat — Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodam XII/Tpr.
Upacara penutupan dipusatkan di Lapangan Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Rabu (11/3/2026).
Penutupan program TMMD ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosesi Penutupan Berlangsung Khidmat

Acara penutupan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda Kabupaten Sintang, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan warga setempat.
Prosesi penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta Satgas TMMD oleh Pangdam XII/Tpr, pemukulan gong sebagai simbol berakhirnya kegiatan, serta penandatanganan naskah serah terima hasil pekerjaan TMMD.
Penandatanganan dilakukan oleh Komandan Kodim (Dandim) 1205/Sintang Letkol Inf Zulfikar Akbar Helmi bersama Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala sebagai bentuk resmi penyerahan hasil pembangunan kepada pemerintah daerah.
TMMD Bukan Sekadar Pembangunan Infrastruktur

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum, tetapi juga bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat desa.
Menurut Pangdam, program TMMD merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan wilayahnya sendiri.
“Program ini dimaksudkan untuk mendorong bertambahnya partisipasi aktif masyarakat pedesaan dalam membangun daerahnya, sehingga tercipta peningkatan kesejahteraan dan kondisi keamanan yang kondusif,” ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan karena melibatkan masyarakat secara langsung.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Jadi Kunci Keberhasilan

Pangdam XII/Tpr juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, instansi terkait, serta seluruh personel Satgas TMMD yang telah bekerja keras selama program berlangsung.
Kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai sebagai faktor utama keberhasilan program TMMD dalam menjangkau wilayah terpencil.
Kerja sama tersebut memungkinkan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Dorong Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Desa

Program TMMD selama ini dikenal sebagai salah satu upaya pemerintah melalui TNI untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah pedesaan yang sulit dijangkau.
Melalui pembangunan infrastruktur dasar, akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan ekonomi menjadi lebih terbuka.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga biasanya mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hasil Pembangunan Diserahkan kepada Pemda
Dengan berakhirnya masa tugas Satgas TMMD ke-127, Pangdam XII/Tpr secara resmi menyerahkan seluruh hasil pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang untuk dikelola dan dimanfaatkan lebih lanjut.
Ia berharap pemerintah daerah dapat terus menjaga dan meningkatkan kualitas pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami serahkan seluruh hasil TMMD kepada pemerintah daerah. Kami berharap kualitas pembangunan ini terus ditingkatkan, baik dari nilai taktis maupun manfaat ekonominya, demi meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” tegas Pangdam.
Antusiasme Warga Sambut Hasil TMMD
Ratusan warga tampak antusias menghadiri acara penutupan, sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai pembangunan yang telah dilakukan di wilayah mereka.
Program TMMD dinilai membawa perubahan signifikan terhadap kondisi infrastruktur desa, yang sebelumnya terbatas kini menjadi lebih memadai.
Akses transportasi yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar aktivitas ekonomi, meningkatkan mobilitas warga, serta membuka peluang usaha baru.
TMMD Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Lebih dari sekadar program pembangunan, TMMD juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat selama program berlangsung menciptakan hubungan emosional yang erat.
Kebersamaan antara TNI dan warga dalam membangun desa menjadi simbol bahwa pertahanan negara tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui kesejahteraan rakyat.
Harapan untuk Masa Depan Desa yang Lebih Sejahtera
Penutupan TMMD ke-127 di Sintang diharapkan menjadi titik awal kemajuan bagi desa-desa sasaran.
Infrastruktur yang telah dibangun diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pangdam XII/Tpr menegaskan bahwa TNI akan terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui berbagai program teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan desa diyakini dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan menuju kesejahteraan yang lebih baik.
(Pendam XII/Tpr)











