Akarkata.com, Sintang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sintang mengumumkan rencana rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan dalam rangka pelaksanaan Pawai Takbiran Keliling tahun 2026 di wilayah Kota Sintang.
Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah preventif guna memastikan kegiatan malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara berlebihan.
Pawai takbiran merupakan tradisi tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini biasanya melibatkan ribuan peserta dari berbagai kelompok masyarakat, instansi, serta organisasi keagamaan yang berkeliling kota sambil mengumandangkan takbir.
Pengalihan Arus Menunggu Hasil Sidang Isbat
Satlantas Polres Sintang menjelaskan bahwa jadwal penerapan pengalihan arus lalu lintas akan menyesuaikan dengan hasil Sidang Isbat pemerintah terkait penetapan 1 Syawal 1447 H.
Apabila Sidang Isbat menetapkan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, maka pengalihan arus akan diberlakukan pada Kamis malam, 19 Maret 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga kegiatan selesai.
Sementara itu, apabila Hari Raya Idul Fitri ditetapkan pada Sabtu, 21 Maret 2026, maka rekayasa lalu lintas akan dilaksanakan pada Jumat malam, 20 Maret 2026, pada waktu yang sama.
Penyesuaian ini dilakukan agar pengamanan dapat berjalan optimal sesuai momentum malam takbiran yang sebenarnya.
Tujuan Rekayasa Lalu Lintas
Pengalihan arus lalu lintas bertujuan untuk mencegah kemacetan parah, meminimalkan risiko kecelakaan, serta memberikan ruang yang aman bagi peserta pawai maupun penonton di sepanjang rute yang dilalui.
Kegiatan pawai biasanya menggunakan kendaraan hias, mobil bak terbuka, hingga sepeda motor yang bergerak secara beriringan.
Tanpa pengaturan lalu lintas yang baik, kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan di pusat kota.
Satlantas Polres Sintang menegaskan bahwa rekayasa arus ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, bukan pembatasan aktivitas.
Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berfokus pada pengamanan Idul Fitri, termasuk kegiatan keagamaan dan tradisi masyarakat.
Personel Disiagakan di Titik Strategis
Untuk mendukung kelancaran pengalihan arus, Polres Sintang akan menempatkan personel di berbagai persimpangan utama, jalur alternatif, serta titik rawan kemacetan.
Petugas tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan informasi langsung kepada pengguna jalan terkait rute yang dapat dilalui selama kegiatan berlangsung.
Selain personel lalu lintas, unsur kepolisian lainnya juga dilibatkan untuk menjaga keamanan umum, mengantisipasi gangguan kamtibmas, serta memastikan kegiatan berjalan kondusif.
Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pemerintah daerah guna mendukung kelancaran pengamanan secara terpadu.
Imbauan Kepada Masyarakat
Satlantas Polres Sintang mengimbau masyarakat untuk memperhatikan pengumuman resmi terkait jadwal dan lokasi pengalihan arus.
Warga yang tidak berkepentingan di area pawai disarankan menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
Pengendara juga diingatkan untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pawai, diharapkan menjaga ketertiban, tidak berdiri di tengah jalan, serta mengawasi anak-anak agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Tradisi Takbiran yang Sarat Makna
Pawai takbiran bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga merupakan bentuk ekspresi kebahagiaan umat Islam dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Selain menjadi sarana syiar agama, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menciptakan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, pemerintah daerah dan aparat keamanan berupaya memastikan kegiatan berlangsung meriah namun tetap tertib dan aman.
Komitmen Polres Sintang dalam Pengamanan Idul Fitri
Melalui rekayasa lalu lintas ini, Polres Sintang menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum Lebaran.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada pawai takbiran, tetapi juga pada arus mudik, arus balik, tempat ibadah, pusat keramaian, serta objek vital lainnya.
Dengan dukungan masyarakat dan kepatuhan terhadap aturan, diharapkan malam takbiran di Kota Sintang tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat.
Satlantas Polres Sintang mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban sehingga perayaan Idul Fitri dapat dirasakan dengan nyaman oleh semua pihak.











