Akarkata.com, Bunut Hulu, Kapuas Hulu – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla terus diperkuat di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pelaksanaan Apel Siaga Karhutla yang digelar di area PT BRP, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (02/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu, Kopda Petrus, bersama sejumlah unsur terkait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Babinsa dalam apel siaga itu menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Apel siaga karhutla tersebut melibatkan berbagai instansi, di antaranya personel TNI, Polri, pihak PT BRP, Manggala Agni, serta unsur pemerintah daerah.
Seluruh peserta mengikuti apel dengan tujuan memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sistem koordinasi yang akan digunakan apabila terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Mentebah dan sekitarnya.
Sinergitas Antar Instansi Jadi Kunci Pencegahan

Dalam kesempatan itu, Babinsa Bunut Hulu Kopda Petrus menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Menurutnya, sinergitas dan koordinasi antar seluruh unsur sangat dibutuhkan agar langkah pencegahan maupun penanggulangan dapat berjalan optimal.
Kopda Petrus menjelaskan bahwa pencegahan tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi potensi karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau.
Dengan adanya koordinasi yang baik, setiap unsur dapat mengetahui peran dan tanggung jawabnya masing-masing apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
“Melalui apel siaga ini, kita harapkan seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan, sehingga apabila terjadi karhutla dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu, Kopda Petrus.
Ia juga menambahkan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Warga diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melapor kepada aparat apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.
Kesiapan Personel dan Peralatan Jadi Fokus Utama

Selain memperkuat koordinasi, kegiatan apel siaga karhutla di PT BRP Mentebah juga difokuskan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana pendukung.
Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai peralatan pemadam kebakaran, kendaraan operasional, hingga perlengkapan komunikasi.
Langkah ini dinilai penting karena keberhasilan penanganan karhutla sangat ditentukan oleh kecepatan respons di lapangan.
Apabila peralatan dan personel telah siap sejak awal, maka potensi meluasnya kebakaran dapat diminimalisir.
Pihak PT BRP dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasional perusahaan.
PT BRP menegaskan telah menyiapkan personel khusus, peralatan pemadam, serta sarana pendukung lain yang siap dikerahkan kapan saja.
Komitmen dari pihak perusahaan ini mendapat apresiasi dari seluruh peserta apel.
Sebab, keterlibatan perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga wilayah sekitar dari ancaman karhutla, khususnya di daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan perkebunan dan lahan terbuka.
Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu Perkuat Komunikasi Dengan Masyarakat

Kehadiran Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu dalam apel siaga karhutla bukan hanya sekadar memenuhi undangan kegiatan.
Lebih dari itu, kehadiran aparat kewilayahan bertujuan memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat serta pihak perusahaan.
Sebagai ujung tombak satuan teritorial di lapangan, Babinsa memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Babinsa juga aktif mengingatkan warga agar lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Melalui komunikasi yang terjalin baik, diharapkan masyarakat dapat semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kesadaran bersama menjadi modal utama agar kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dapat ditekan.
Diharapkan Mampu Menekan Angka Karhutla di Kapuas Hulu

Pelaksanaan Apel Siaga Karhutla di PT BRP Mentebah diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak menghadapi musim kemarau tahun 2026.
Dengan adanya sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, Manggala Agni, dan masyarakat, penanganan karhutla diyakini dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu bersama seluruh unsur terkait berharap agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Namun demikian, apabila kebakaran terjadi, seluruh personel dan sarana telah siap untuk bergerak melakukan penanganan.
Melalui apel siaga ini pula, seluruh elemen masyarakat diajak untuk berperan aktif menjaga lingkungan, mencegah munculnya titik api, serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan wilayah Kapuas Hulu yang aman, hijau, dan bebas dari ancaman karhutla.
(Pendim1206/Psb)











