Harga Diri Seorang Bupati Pati

- Editor

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Diri Bupati Pati Sudewo Diuji Lemparan Massa di Tengah Aksi.(Foto: gambar ilustrasi/Rosadi Jamani)

Harga Diri Bupati Pati Sudewo Diuji Lemparan Massa di Tengah Aksi.(Foto: gambar ilustrasi/Rosadi Jamani)

Karena tepat setelah kata “terima kasih”, semesta seperti memutuskan untuk menguji fisik dan mental seorang kepala daerah: sebotol air mineral terbang bagai meteor mini, mendarat entah di udara atau di dada, disusul sandal jepit yang melayang seperti burung merpati tanpa perdamaian.

Di belakangnya, Brimob membentuk benteng hidup, tameng baja berkilat-kilat memantulkan sinar matahari dan kemarahan rakyat.

Sudewo dievakuasi cepat masuk kembali ke dalam perut besi, panggung pidato dadakan pun berakhir seperti konser yang dibubarkan Satpol PP sebelum lagu pertama selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Entah apa yang lebih menyakitkan, lemparan botol air mineral yang dinginnya menusuk hati, atau sandal jepit yang harganya tak sampai dua puluh ribu tapi mampu menampar harga diri miliaran rupiah seorang bupati.

Momen itu, bagi sebagian orang, mungkin lucu, tapi di mata sejarah, ia tragis.

Bupati yang seharusnya menjadi simbol wibawa, hari itu tampak seperti seorang gladiator malang yang dilempar ke arena tanpa pedang, hanya untuk dikepung massa yang lapar akan keadilan.

Mungkin, setelah pintu rantis tertutup rapat, di dalam sana Sudewo menarik napas panjang, bukan untuk menenangkan diri, tapi untuk memastikan bahwa ia masih ada.

Tubuhnya masih utuh meski harga dirinya berserakan di Jalan Tombronegoro, dibawa angin panas dan suara teriakan ribuan rakyat yang sudah tak percaya.

Itu bukan sekadar pidato dua puluh detik, itu adalah upacara pemakaman simbolik atas rasa hormat publik.

Sejarah akan mencatat, pada hari itu, di Pati, seorang bupati bukan hanya kehilangan wibawa, tapi juga menjadi legenda.

Berita Terkait

Komisi DPR RI dan Tugas Masing-Masing Bidangnya
Api di Kwitang: Malam Saat Massa Menuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan
Kisah Tragis di Pejompongan: Affan Kurniawan, Sang Pejuang Jalanan
Apa yang Dipidatokan Prabowo untuk Negeri Ini?
Fahri Hamzah, Wamen Jujur Akui Kinerja Kementeriannya Nol
Mengenal Aceng Fikri, Bupati yang Dilengserkan Rakyat Garut
Alexandr Wang, Miliarder Muda di Balik Scale AI yang Dipercaya Memimpin Lab Superintelligence Meta
Mengenal Lebih Dekat Princess Leonor, Calon Ratu Spanyol Masa Depan
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:16 WIB

Polsek Kuala Behe Intensifkan Patroli Siang dan Malam Demi Cegah Kejahatan

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WIB

Patroli Siang Polsek Meranti Berubah Jadi Momen Hangat Bersama Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 19:02 WIB

Bidpropam Polda Kalbar Laksanakan Gaktibplin di Polsek Ngabang

Senin, 20 April 2026 - 18:52 WIB

Personel Polsek Mempawah Hulu Sosialisasikan Penertiban Knalpot Brong di SMA Negeri 1 Mempawah Hulu

Senin, 20 April 2026 - 15:22 WIB

Kabid Humas Polda Kalbar Terima Kunjungan Media, Perkuat Sinergi Polri dan Media

Senin, 20 April 2026 - 14:20 WIB

Polda Kalbar Gelar Audit Kinerja Tahap I 2026 untuk Tingkatkan Transparansi

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

PS. Kasium Polsek Nanga Pinoh Aiptu Syamsul Edukasi Siswa SMPN 06 tentang Kenakalan Remaja

Senin, 20 April 2026 - 13:49 WIB

Kapolres Melawi dan Kapolsek Nanga Pinoh Panen Lele Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x